Teknologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam


  1. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Belajar, teknologi pendidikan mempelajari cara menganalisis dan meningkatkan proses penciptaan bahan dan sistem instruksional, menciptakan media dan lingkungan belajar yang berbasis komputer, menggunakan media dan teknologi informasi di ruang kelas, dan mengatur semua aktivitas yang berhubungan (manajemen proyek, teknologi layanan administrasi).
  2. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Praktik Etis, Teknologi pendidikan memperhatikan etika yang khusus memfokuskan pada proses menciptakan bahan-bahan instruksional dan lingkungan belajar dan yang berhubungan dengan pelajar selama menggunakan bahan-bahan dan lingkungan belajar tersebut.
  3. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Memfasilitasi Pembelajaran, Menyediakan fasilitas yang lebih baik dari sarana pembelajaran artinya menciptakan pengalaman-pengalaman dan menyediakan lingkungan dimana peserta dididk lebih termotivasi untuk belajar, berkembang lebih cepat, mendapatkan yang lebih, dan mampu menerapkan pengetahuannya lebih baik, dan mengalamai kepuasan yang lebih luas-yang kesemuanya membutuhkan waktu, uang dan sumberdaya manusia yang tersedia.
  4. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Peningkatan Kinerja, Meningkatkan Kinerja Peserta Didik, memfasilitasi pembelajaran, Meningkatkan Kinerja Guru dan Desainer, Alat-alat untuk desain instruksional bermaksud untuk membantu perencana mengembangkan bahan dan sistem instruksional lebih efektif dan efisien, Meningkatkan Kinerja Organisasi, Meningkatkan produktifitas dari proses belajar, Membantu orang-orang di dalam organisasi memperoleh keterampilan yang baru secara lebih cepat dan dengan biaya yang lebih sedikit, Menghemat waktu dan uang bagi suatu organisasi.
  5. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Penciptaan, Penggunaan dan Pengaturan, teknologi pendidikan melibatkan seni (ilmu yang dibuat) dan sains (ilmu yang dicari/sumber) dalam prakteknya, dan ia menerima nilai-nilai dari karya seni sama seperti nilai-nilai inkuiri secara empiris.
  6. Nilai-Nilai yang Berhubungan dengan Ketepatan, sesuai dan kompatibel dengan tujuan yang diinginkan dan panduan etika.
    Pendidikan Islam memiliki suatu kekuatan yang sangat penting untuk dipertahankan atau dikembangkan. Hal ini mungkin dapat dilihat dari tataran filosofis atau konseptual dan pengalaman selama ini dari lembaga-lembaga pendidikan Islam yang dari waktu ke waktu telah mampu tumbuh di tengah-tengah dinamika masyarakat.
Motivasi kreatifitas anak didik ke arah pengembangan IPTEK itu sendiri, dimana nilai-nilai Islam menjadi sumber acuannya.
Mendidik keterampilan, memanfaatkan produk IPTEK bagi kesejahteraan hidup umat manusia  pada umumnya dan umat Islam pada khususnya.
Menciptakan jalinan yang kuat antara ajaran agama dan IPTEK, dan hubungan yang akrab  dengan para ilmuwan yang memegang otoritas IPTEK dalam bidang masing-masing.
Menanamkan sikap dan wawasan yang luas terhadap kehidupan masa depan umat manusia melalui kemampuan menginterpretasikan ajaran agama dari sumber-sumbernya yang murni dan kontekstual dengan masa depan kehidupan manusia.
















 


Komentar